Tembak Ikan Joker123 – Tante Wina Yang Nakal Dan Gemesin

Situs tembak ikan, Agen Joker, Tembak Ikan android, tembak ikan online, Tembak Ikan Joker, tembak ikan iphone, Agen Tembak Ikan, tembak ikan uang asli, judi tembak ikan, agen Joker123.net, daftar Joker123, Slot Joker123, Slot Uang Asli, Judi Slot Online, Situs Slot Online

Tante Wina Yang Nakal

Gobol77.com Situs tembak ikan – Kejadian ini bermula saat aku sedang menikmati liburan ku di kota Yogya dan menginap dirumah Tante ku. Aku biasa memanggilnya dengan sebutan Tante Wina, Usianya kurang lebih 32 tahun dan bekerja di sebuah kantor sebagai seketaris.

Pagi itu aku melihat tante Wina memakai setelan blazer dipadu dengan rok mini diatas lutut *terlihat cantik dan seksi*, kataku dalam hati. Tempat kerja kerja tante Wina, seluruh karyawati diharuskan memakai setelan blazer dan rok setiap hari.

Tante Wina selalu melepas blazernya di ruangan tamu sewaktu ia pulang bekerja. Sehingga setiap sore sebelum tante pulang, aku sengaja duduk diruang tamu menonton TV untuk melihat pemandangan indah tersebut. Terlihat buah dadanya yang kencang dan padat, ukurannya tidak besar besar amat. Tapi itu sudah membangkitkan birahiku apalagi melihat rok mini tante Wina yang ketat, terlihat jelas paha mulus dan pantat tante Wina yang sangat montok dan masih kencang itu.

Pernah suatu kali ketika aku sedang melirik betis indahnya tante Wina, tanpa kusadari ia mengetahuinya dan melihat ke arahku. Begitu aku tiba-tiba sadar dan melihat ke arahnya, aku malu sekali, jantungku berdegup kencang. Namun tante Wina justru tersenyum kepadaku, yang malah membuatku makin jadi salah tingkah.

Namun tiba-tiba tante Wina datang dengan pakaian kerjanya yang sexy itu.
“Eh, tante?”, sapaku
“Kamu lagi liatin apa hayooo…”, tanyanya
“anu tante… lagi liatin tubuh tante…” jawabku jujur karena sudah ketahuan.
“kamu liat tubuh tante sambil mikirin yang enggak-enggak yah…?” tanyanya penasaran.
“Kalau ya emang kenapa tante, nggak boleh ya”, jawabku polos.
“ya enggak apa-apa.. itu berarti keponakan tante udah gede donk yah..” katanya.
“Ya tante punya Rio udah gede loh, kepalanya lucu kayak helm balap” kataku memancing. “Apanya yang gede? Tante nggak ngerti..” tanyanya lagi.
“Ini tante burung Rio udah gede loh”, kataku sambil nunjuk ke arah selangkanganku.
“Ahhh kamu nakal ya entar tante bilangin ama om kamu baru tahu rasa kamu” katanya.
Lalu, tante Wina kembali bekerja.

Di dalam ruang kerja kantor, tante Wina bekerja menggunakan komputernya, sedangkan aku sendiri bosan membaca majalah lalu bermain game dengan laptopku tepat di sebelah meja tante Wina. Saat itu kulihat tante Wina sedang sibuk dengan pekerjaannya, tentu saja kesempatan ini kugunakan sebaik-baiknya. Aku menikmati kecantikan tanteku sepuas-puasnya.

Keperhatikan wajah tante Wina yang begitu cantik, lalu buah dadanya yang padat. Karena tante Wina menggunakan rok span yang mini, maka ketika ia duduk dgn menumpangkan kakinya, pahanya yang putih mulus itu langsung terlihat, juga betisnya yang indah kutatap habis-habisan.

Namun tiba-tiba tante Wina menatapku sambil tersenyum menggoda,
“mikirin apa lagi kamu, Rio?” katanya.
Dag dig dug derrr! Astaga, aku benar-benar kaget, jantungku serasa copot, aku sangat panik. “Eh.., anu, ehm, nggak kok tante”, jawabku terbata-bata.
“Kamu nggak usah bohong sayang.. Nggak apa-apa kok, kalau kamu suka ama tante”, katanya sambil tersenyum nakal.

Namun tante Wina malah berdiri ke arah pintu dan menguncinya, lalu menghampiriku dan berdiri tepat di depanku, bau harum parfumnya terasa olehku. Tentu saja aku jadi makin berdebar-debar nggak karuan.

“Menurut Rio, tante cantik dan sexy nggak sih?”, tanyanya menggoda.
“Eenggg.. iya tante cantik dan sexy malah jauh lebih cantik dari Tamara Maen Sky”. jawabku bercanda sambil menunduk.
“Ahhh yang bener sayang?, eeeh.. kalau begitu mau dong jika tante Wina minta tolong?” katanya sambil mengecup pipiku.
Wow..! Perasaanku saat itu benar-benar campur-aduk, aku merasakan kelembutan bibirnya, namun bercampur dengan grogi dan bingung. Aku hanya bisa mengangguk saja.

Tiba-tiba Tante Wina memegang tanganku dan menariknya dengan lembut, sehingga aku bangun dari dudukku.

“Ayo sini sayang, ikutin tante, tante mau kasih pelajaran untuk keponakan tante yang nakal ini” katanya sambil menuntunku berjalan ke arah meja kerja yang kosong. Aku mengikuti semua kemauan tanteku yang genit ini.

“Nah anak manis, sekarang kamu berdiri di sini dan diam dulu yah” katanya.
Akupun berdiri mengikuti perintah tante dengan bersandar pada meja. Lalu tiba-tiba tante Wina mengecup bibirku dengan lembut. Aku benar-benar kaget, tapi rasanya benar-benar nikmat, bibir tante Wina terasa lembut dan basah.

Aku hanya bisa diam saja sambil memejamkan mata, dan terus-terang saat itu otongku langsung naik. Kemudian, tiba-tiba tangan tante Wina, bergerak menuju celana, kayaknya dia mau melepasnya. Tante, aduhhh Rio mau diapain?, tanyaku gugup.Udah dong ahhh kamu nurut aja ya percaya deh sama tante, pasti nanti kamu suka, bujuknya sambil kembali tersenyum nakal.

Lalu, tante Wina mulai berlutut dihadapanku, dan mulai melepas resletingku. Nampaknya nafsu birahinya sudah tidak terkendali lagi. Setelah resletingku terbuka, tante Wina langsung melorotkannya, karena aku tidak pernah memakai CD (habis gerah dan agak gatel-gatel gimana gicu), langsung saja penis besarku terjulai keluar dengan kondisi ereksi.

“Wow besar juga punya kamu Rio” katanya sambil menatap otongku dengan tatapan buasnya. “Ohhh… terusin tante…” ujarku lirih sambil menarik kepalanya. Lututku terasa lemas. Tante Wina yang tahu akan keadaanku lalu memegang pinggangku, dan menyuruhku naik, duduk di meja.

Lalu, tante Wina memegang otongku yang sudah tegang itu. Dan ahhh genggaman jari-jari lentik tante Wina terasa sangat lembut di otongku Tiba-tiba dengan lembut tante Wina, menjilat kepala otongku perlahan, “Ahhh saaayaaanggg,, nikmaaattt” jeritku lirih.
Rasanya sulit dilukiskan, pokoknya bergetar seluruh tubuhku, saat lidah tante Wina yang lembut menyapu permukaan kepala otongku. Lalu, tanpa sungkan-sungkan lagi tante Wina langsung mengulum otongku, benar-benar gila rasanya.

“Ahhh tanteee aaaah. ohhh aku mengerang-ngerang”, tak karuan.
Tante Wina terus mengulum-ngulum, sambil mengocok-ngocok, dan menyedot-nyedot otongku. Ruar biasa rasanya. tak terbayangkan nikmatnya Tiba-tiba aku merasakan sesuatu yang tak tertahankan, yang akan keluar dari tubuhku.

Aku makin menggila mengerang-ngerang, tante Wina yang rupanya tahu waktunya telah tiba, langsung menyedot otongku kuat-kuat dan “Ahhh taaannnn aaarggghhh”, aku menjerit kencang, dan air maniku muncrat menyembur keluar, untuk pertama kali aku merasakan puncak kenikmatan yang tak terbayangkan bersama tanteku.

Tembak ikan online Lalu, tubuhku terkulai lemas tergeletak di atas meja.. Namun air maniku yang tadi menyembur keluar di dalam mulut tante Wina malah disedot, dihisap, dan ditelannya.
Nampaknya tante Wina rakus sekali dengan air maniku, bahkan karena saking banyaknya ada air maniku yang meleleh keluar dari mulutnya, dan melumuri sekitar bibirnya, dan dengan menggunakan lidahnya tante Wina menyapunya semua lalu menelannya.

“Wow punyamu enak sayang, gimana rasanya enak kan?” katanya sambil terus menjilati otongku. “Aduhhh Rio rasanya seperti orang mabuk tapi enak tante”, kataku. Lalu, dengan sisa tenaga yang ada aku berjalan ke sofa panjang di ruangan itu, dan aku langsung rebah disitu dan terlelap.

Sekitar 1/2 jam aku tertidur, ketika terbangun aku merasakan suatu perasaan yang senang. Aku melihat tante Wina masih bekerja. Aku melihat dia melepas sepatunya ohhh sungguh indah kakinya. Setelah itu nampaknya perkerjaannya sudah hampir selesai.

Setelah pekerjaan tante selesai, dan mematikan komputernya, ia menghampiriku. Rio badan tante pegel nih, pijitin dong sayang?, pintanya. Iya tante jawabku. Tante Wina langsung terlungkup di sofa panjang yang satunya.

Aku tertegun dengan bentuk tubuh tanteku, ohhh begitu lansing dan bokongnya yang besar ohhh serta kakinya yang sexy ohhh Ayo, kok malah bengong sih, seru tante. Eee iya tantekataku pelan. Lalu, kuusap pelan-pelan pundak tante, lalu perlahan kupijit-pijit, lalu turun pelan-pelan ke punggungnya.

Ketika hampir mencapai ke dua buah pantatnya yang montok itu, aku agak ragu. Ayo Rio, jangan berhenti dong serunya.Dengan agak berdebar kutempelkan kedua telapak tanganku ke buah pantatnya yang padat berisi itu.

Wah, sungguh empuk sekali lalu kuremas-remas perlahan, “Eeemmmhh … gitu dong, pintar kamu”, kata tante Wina sambil merasakan nikmat.Setelah agak lama bermain di pantat tante Wina, tanganku kembali merayap menyelusuri paha bagian belakang dan betisnya.
Wah betis indah tante Wina yang biasanya hanya bisa kulihat dan kubayangkan saja, sekarang kuusap-usap dan kuremas-remas dengan lembut, sungguh halus sekali rasanya, mulus dan lembut.

Kemudian tante Wina bangun dari terlungkupnya, dan kini duduk bersandar di sofa.
“sayang, tolong lepas sepatu tante…” perintahnya.
Akupun melakukan perintahnya, melepas sepatunya dengan hati-hati. Setelah dilepas aku lihat ujung kakinyapun sangat halus dan mulus.
“ayo sayang.., sekarang kamu jilatin kaki tante?!” perintahnya.

Aku ragu tapi berikutnya tanpa ragu lagi aku ikuti perintahnya. Aku jilat telapak kaki tante Wina yang mulus itu, lalu kujilatin pula tumitnya yang berwarna merah jambu itu. Baunya khas tapi nggak bau kayak kakiku.

“Ehmmmm. kamu nakal banget yah sayaang… tante jadi kegelian nih..”.
“Terus naik ke atas dong sayang… Aaahhh…” pintanya sambil mendesah-desah kecil.

Dari telapak kaki dan tumitnya, jilatanku naik ke atas. Kujilati betis mulus dan indah tante Wina, benar-benar lembut sekali terasa di lidahku. Jilatanku terus naik ke atas, kusingkapkan setengah rok spannya ke atas, lalu kujilati paha tante Wina, membuatnya terus menerus merintih kegelian tapi pasti nikmat dong.

“Sayanggg, tolong bukain CD tante yah…” lalu tante Wina menyingkapkan seluruh roknya ke atas, sehingga CD-nya yang berwarna putih nampak sangat jelas di depanku. Uhuiii!, ternyata di bagian tengah CD-nya telah basah, rupanya tante Wina sudah sangat terangsang.

Tanpa membuka roknya yang disingkapkan ke atas, dengan hati-hati kuturunkan CD tante Wina. Wah luar biasa baru kali ini aku menyaksikan yang secara langsung memek seorang wanita. Memek tante Wina sangat indah, bulu-bulunya sangat lebat, bentuk bukit memeknya cembung, di tengahnya terdapat garis bibir memek yang berwarna kemeraha-merahan, sangat merangsang birahi, apalagi di pinggirannya telah nampak basah oleh cairan birahinya.

Ayo Rio, jilatin memek tante ya cepet ya udah nggak tahan nih serunya. Lalu, aku dekati memek tante Wina, bau harum birahinya sangat keras tercium, mula-mula dengan perlahan aku mulai menjilati pinggiran memeknya.
“Ssshhh aaahhh. ya gitu sayaaaanggg terusss ohhhhh…”, tante Wina mendesis-desis kegelian dan nikmat. Tante Wina duduk sambil membuka kakinya lebar-lebar selonjoran di sofa, sementara aku menjilati memeknya yang udah banjir bandang.

Aku terus menjilatipinggiran memek tante Wina yang telah basah itu, rasanya asin-asin enak Setelah pinggiran memeknya, aku mulai berpindah menjilati tengahnya, kulihat di bibir memek tante Wina yang masih rapat itu terdapat cairan basah, lalu aku jilat bagian tengah yang memanjang di memeknya, “Ssssssstthhhhh terusss ohhh…” tante Wina mendesis panjang.
Lalu kujilati bagian dalam memeknya, kukorek dengan lidah seluruh dinding bagian dalam memeknya untuk mendapatkan cairan memeknya, sehingga membuatnya menggelinjang-gelinjang, “Uuuuhhh…. Eeeemmhhh”, tante Wina terus mengerang-ngerang.

Lalu, dengan jariku aku renggangkan kedua bibir memek tante Wina, lalu sedikit diangkat ke atas, maka tampaklah ujung klitorisnya yang mungil yang berwarna pink. Lalu dengan sekali jilatan panjang, aku jilat memek itu, dan “Aaaaaaaaaauuhhhhhh…..” Tante Wina langsung menjerit, ia tersentak kaget. sayangggg kamu pintar sayang hhhmmm?, tanyanya sambil tetap mengerang. Gimana tante rasanya, sahutku. “Enak sayang ayo terusinnn…”, katanya sambil mengerang lagi.

Aku terus menjilati clitnya, kugosok dengan lidahku, membuatnya semakin gila, menjerit-jerit dan menggelinjang-gelinjang, danAaahhh ahhh aaarghhh eehhhmm.., erangnya lagi.Lalu kusedot memek tante Wina dengan satu sedotan panjang, tiba-tiba tante Wina langsung menjerit keras dan merasakan surga dunia,

Aaakkkhhhh. tanteee keluarrrr ohhhh, badannya mengejang, bergetar, kedua pahanya dirapatkannya ke kepalaku, dan tangannya meremas sofa itu dengan kuatnya.

Setelah beberapa menit kami ber dua ke toilet untuk membersihkan cairan kenikmatan itu.
Kebetulan suami tante Wina tidak pulang malam itu karena lembur dan harus menginap di kantor, maka kesempatan itu kami gunakan untuk bercinta hingga pagi. Agen Joker123.net

 Situs tembak ikan, Agen Joker, Tembak Ikan android, tembak ikan online, Tembak Ikan Joker, tembak ikan iphone, Agen Tembak Ikan, tembak ikan uang asli, judi tembak ikan, agen Joker123.net, daftar Joker123, Slot Joker123, Slot Uang Asli, Judi Slot Online, Situs Slot Online

Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia D89BFB7D 
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia GOPOKER77
Judi Poker Online, Domino QQ ADUQ, BandarQ, Capsa Terpercaya Indonesia @GOPOKER77

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.